Cara Mudah Mempercepat Kinerja Komputer
Hal paling mudah yang bisa kita temukan pada komputer yang berkategori lambat diantaranya adalah dari segi kecepatan akses aplikasi/loading lambat (Lola) dan cepat ‘hang’ atau tidak ada proses yang berjalan. Berikut adalah cara-cara mudah yang bisa dilakukan sendiri dalam mempercepat kinerja komputer Anda dirumah.
1. Keluarkan/uninstall program yang tidak dipakai
Inilah hal utama penyebab komputer lambat, terlalu banyaknya program/game yang diinstall
di dalam komputer. Hal tersebut dapat mengurangi ruang kerja dari
memory sehingga tidak ada lagi ruang bagi memory untuk mengakses
aplikasi.
Segera uninstall program/game yang tidak perlu/tidak digunakan lagi. Caranya, masuk ke control panel -> uninstall program -> dan pilih program apa saja yang ingin di uninstall dengan cara klik dua kali pada program/game tersebut kemudian pilih uninstall/remove (jika Windows 7 pilihan uninstall akan terlihat pada bagian atas ketika program itu diklik satu kali).
2. Optimalkan Virtual Memory
Virtual Memory atau memory dalam bentuk
nonfisik bisa dioptimalkan dengan cara, masuk Control Panel -> System
-> Advanced -> Performance (setting) -> Pilih advanced ->
Change -> Klik pada drive c:Windows -> Pilih custom size ->
Rubah isi pada initial size dan maximum size 2 kali lipat dari nilai
sebelumnya, jika memori sebelumnya adalah 256MB rubah ke 512MB atau jika
perlu lebih besar dari itu sesuai keinginan kita asal lebih besar dari
nilai sebelumnya -> set -> ok
3. Minimalkan startup/aplikasi yang berjalan pada saat pertama komputer di hidupkan.
Caranya, cukup dengan klik start ->
pilih ‘Run’ atau tuliskan ‘Run’ pada pencarian di Windows 7 (enter)
-> tuliskan ‘msconfig’ -> lalu pilih tab bagian ‘Startup’ ->
hilangkan ceklist program yang tidak ingin dijalankan saat startup ->
apply -> ok -> restart komputer untuk hasil yang maksimal
4. Pindahkan atau kurangi data di drive yang dipakai oleh sistem operasi/aplikasi.
Biasanya, data sistem operasi ataupun aplikasi ada pada drive
C di Windows. Jika data di C terlalu banyak sementara kapasitasnya
sedikit, ruang gerak untuk proses akan semakin sempit dan menyebabkan
lambatnya proses yang sedang dijalankan.Data di My Document biasanya
mengarah ke C. Kurangi atau pindahkan datanya ke drive lain, ‘D’ ataupun
‘E’ jika ada.
5. Bersihkan file-file di dalam Recycle Bin.
Perlu diingat ketika kita menghapus data,
baik itu file dokumen, foto, musik, ataupun video, data tersebut tidak
langsung terhapus, kecuali jika Anda menghapusnya dengan menggunakan
perintah ‘shift+delete’. Oleh karena itu sangat penting membersihkan
data-data yang sudah tidak terpakai lagi. Caranya, tinggal klik dua kali
pada Recycle Bin di tampilan awal/desktop komputer dan tinggal memilih
mana yang akan dihapus.
Ingin meningkatkan perfoma
komputer atau notebook Anda lebih cepat dengan cara aman dan tidak perlu
mengeluarkan biaya sepersen pun? Memang ada caranya? Ya, tanpa
mengupgrade memori ataupun mengganti prosesor, sebenarnya kinerja
komputer/notebook Anda dapat ditingkatkan dengan beberapa cara. Khusus
untuk Operating System (OS) Windows XP, ada 6 [+1] cara meningkatkan kinerja OS Anda.
1. Non-aktifkan Program Start-Up Extra
Ada beberapa program aplikasi yang
memiliki sifat carrier (bawaan) yang mengeksekusi program tersebut pada
saat kita baru menghidupkan komputer (start-up). Contoh umum adalah
program Updater Acrobat, Real Player, AOL, MS Groove, Winamp, Matlab, YM
dan masih banyak lagi. Jika program ini aktif ketika start-up, maka
antara start-up hingga dalam keadaan normal (ready) akan membutuhkan
waktu yang lebih lama. Oleh karena itu, non-aktifkanlah program-program
yang tidak diperlukan pada awal start-up. Sebaiknya semua program
aplikasi non-Windows dan antivirus, maka non-aktifkanlah. Berikut
langkah-langkahnya :
- Klik Start, lalu klik Run..
- Ketiklah msconfig , lalu tekan enter atau klik OK.
- Akan tampil System Configuration Utility
- Pilih dan kliklah Startup
- Pada tab Startup, Anda akan melihat box-box akan ditandai check list hijau (v). Pelajarilah setiap item tersebut dengan melihat Command. Cobalah hilangkan checklist hijau (v) pada item-item program yang tidak diinginkan. Program-program dengan command C:Windows sebaiknya dibiarkan seperti kondisi semula.
- Setelah beberapa item telah di unchekc (menghilangkan v pada box), maka kliklah Apply dan/atau OK. Akan ada konfirmasi apakah ingin restart?
- Setelah restart, pada layar akan muncul konfirmasi lagi, dan pilihlah “option for not showing this dialogue every
time your PC reboots“
2 . Optimasi Aturan Tampilan (Display Setting)
Secara normal, Windows XP memberi
tampilan yang “indah”, dan tentu saja ini membutuhkan resource
(cadangan memori) yang berlebih. Oleh karena itu, ada baiknya jika Anda
memilih tampilan yang biasa-biasa saja alias sederhana. Berikut
caranya:
- Klik start, lalu klik kanan My Computer
- Pilih dan kliklah Properties
- Akan muncul System Properties
- Pilihlah Advanced
- Pada Perfomance, kliklah Setting
- Akan muncul Perfomance Option dan Visual Effect
- Klik Custom dan silahkan hilangkan beberapa item check list pada box, dan biarkan item-item dibawah ini tetap check (v).
- Use visual styles on windows and buttons
- Show shadows under menus
- Show shadows under mouse pointer
- Show translucent selection rectangle
- Show Window contents when dragging
- Slide taskbar buttons
- Use common tasks in folders
- Use drop shadows for icons labels on the desktop
- Silahkan klik Apply. Dan kemudian klik OK.
3. Mempercepat Browsing File
Anda pasti mengalami ketika membuka “My
Computer” untuk menelusuri folder-folder terjadi delay (butuh waktu
beberapa saat). Hal ini disebabkan karena Windows XP secara otomatis
sedang mencari file-file network dan printer setiap kali Anda membuka
Windows Explorer. Untuk mempercepat kinerja ini, maka lakukanlah :
- Klik start, dan double klik My Computer
- Kliklah menu Tools (bagian atas)
- Pilihlah Folder Options
- Muncul box Folder Options, dan pilihlah View
- Hilangkan check (v) pada Automatically search for network folders and
printers check box - Klik Apply dan selanjutnya OK.
- Perubahan hasil akan terlihat setelah restart.
4. Jalankan Disk CleanUp
OS Windows maupun progam aplikasi selalu
“menitip” file sementara (temporary files) di “sekeliling” hard disk
Anda, sehingga membutuhkan space. Hal ini akan membuat kondisi hard
disk akan “full” sehingga akan mempengaruhi faktor kecepatan Windows
serta mengurangi efisiensi akses hard disk dan operasi memori virtual.
Fenonema ini umumnya menjadi masalah ketika komputer kita digunakan
untuk browsing dan surfing internet dengan frekuensi tinggi. Cara
“penyembuhan”-nya adalah
- Klik start, dan double klik My Computer
- Klik kanan pada Drive C hard disk
- Kliklah Disk Cleanup
- Tunggulah beberapa saat dan akan muncul Disk Cleanup for (C:)
- Pilihlah (berikan check list V) pada Temporary Internet Files and Recycle Bin
- Klik OK dan selesai
- Catatan : sebaiknya dilakukan 1 atau 2 minggu sekali
5. Disk Defragmenter
Sering mengcopy dan mendelete file-file
dalam hard disk menyebabkan susunan file-file dalam hard disk
berantarakan. Antara file folder A akan berserakan diantara folder B, C,
atau D. Dan juga sebaliknya file folder B bisa berserakan diantara
space folder A, C atau D dan seterusnya. Hal ini akan memperlambat
kinerja Windows dalam mengakses data (pembaca hard disk akan mencari file-file cakram pada hard disk yang telah berserakan).
Dan biasanya, setelah penggunaan dan peng-copy-an/ pen-delete-an
terjadi selama 1, 2, 3 atau 4 bulan, maka struktur file akan berserakan.
Untuk itu, kita perlu merapikan file tersebut. Caranya sebagai berikut :
- Klik start dan pilih All Programs
- Pilih Accessories
- Pilih System Tools
- Pilih Disk Defragmenter
- Akan muncul “Disk Defragmenter” dengan tampilan volume hard disk kita
- Kliklah Volume C, dan klik Analyze
- Setelah beberapa saat, akan muncul hasil analisisnya. Akan muncul hasil yakni “You do not need to defragment this volume” atau “You need to defragment this volume“.
- Jika yang muncul adalah “You need to defragment this volume“, maka kliklah Defragment. Jika sebaliknya, maka kliklah Close.
- Setelah seleasai di C, Anda dapat mengecek untuk partisi hard disk di D, E dan seterusnya.
- Catatan : lakukan pengecekan dan/atau defragment 2 atau 3 bulan sekali. Jangan sering-sering defragment karena akan berdampak buruk pada hard disk. Maksimum sekali dalam 2 bulan atau lebih.
6. Bersihkan Sistem Register yang Tidak digunakan *
Cara 6 agak sulit karena membutuhkan
program untuk membersihkan/mendelete sistem register program-program
yang sudah tidak digunakan lagi (sisa-sisa uninstall program). Disamping
itu, banyak juga file-file register yang error dalam OS Windows seiring
berjalannya waktu. Hal ini akan memperlambat kinerja Windows. Oleh
karena itu, secara periodik (mungkin 3 atau 6 bulan sekali) kita perlu
me’maintenance” file-file register yang bermasalah. Beberapa program
membersihkan sistem register seperti Ashampoo TuneUp Utilities, RegCure
dan masih banyak lagi. Sebenarnya, jika Anda mengerti fungsi register
pada Windows, Anda dapat melakukannya secara manual melalui command
regedit. Namun, agak sulit untuk awam.
7. Rahasia Tambahan +3Selain 6 langkah tersebut, sebenarnya ada beberapa cara lain seperti :
- Pemilihan program antivirus yang efisien, efektif dan handal. Tidak bisa dipungkiri bahwa banyak antivirus yang handal justru memperlambat kinerja Windows. Penggunaan jenis antivirus sangat bergantung pada “perlakuan” yang diberikan pada komputer/laptop Anda. Jika komputer Anda sering dimasukin flash disk atau download “aneh-aneh”, maka sebaiknya menggunakan antivirus yang handal. Jika tidak, Anda bisa tanpa menggunakan antivirus, namun dengan proteksi manual. Baca : Melindungi Komputer Secara Manual dari Serangan Virus
- Setting “Direct Memory Access” (DMA)
- Menon-aktifkan index file di Windows Component